Lemari Anak
Desain Lemari Anak

Herlandmag.net, Memiliki anak tentu tidak hanya fokus pada biaya pendidikannya  saja melainkan untuk kebutuhan lain, misal menyediakan kamarnya sendiri. Menyiapkan kamar anak bisa dilakukan sejak dini yakni semasa masih hamil sehingga bisa menyiapkan segala kebutuhan anak jauh-jauh hari.

Termasuk kebutuhan lemari anak yang tentu pemilihannya wajib disesuaikan dengan kebutuhan anak itu sendiri sekaligus aspek lainnya. Lemari ini difungsikan sebagai tempat menyimpan pakaian maupun mainan si kecil supaya kamarnya selalu rapi.

Pemilihannya sama dengan pemilihan perabot jenis lainnya, mesti teliti karena perlu disesuaikan dengan berbagai aspek penting. Tidak hanya soal selera dan biaya melainkan juga kesesuaianya berpadu dengan keseluruhan interior ruangan.

Apalagi desain kamar anak dijamin akan dibuat khas dunia anak-anak, tema antara anak laki-laki dengan perempuan saja sudah mesti dibedakan. Apalagi ketika dibedakan dengan orang dewasa maka hukumnya menjadi lebih wajib lagi, jadi jangan asal order lemari di toko online maupun konvensional.

Lemari Plastik Anak
Lemari Anak

Tips Memilih Lemari Pakaian untuk Anak

Jika salah pilih susah untuk ditukar ataupun dijual kembali, terlalu membuang waktu, tenaga, sekaligus biaya. Maka simak kiat berikut agar lemari untuk si kecil benar-benar tepat:

  1. Ukurannya mesti pas

Ukuran lemari tentu menjadi pertimbangan penting jangan sampai nantinya tidak muat atau terlalu besar dibanding ukuran kamar anak. Baiknya luas kamar anak diukur dulu dan menentukan titik dimana lemari nantinya ditempatkan, supaya ukurannya nanti tidak keliru.

  1. Bahan lemari yang cenderung awet dan kuat

Meskipun semakin tumbuh dewasa buah hati Kamu kebutuhan akan lemarinya mengalami perubahan. Misal dari desain lemari anak khas dunia anak yang ceria maka ketika menginjak mereka masuk ke bangku SMA akan diganti ke lemari untuk orang dewasa.

Tetap saja penting untuk memilih material lemari yang bagus, yakni yang kuat serta awet supaya setelah tidak dipakai aman disimpan. Nantinya bisa dipakai si adik ataupun dijual dan akan laku dengan harga lumayan.

  1. Minta pendapat anak soal desain

Pemilihan desain lemari untuk kamar anak baiknya ikut melibatkan buah hati Kamu dalam menentukan pilihan. Sebab meski masih balita sekalipun selera mereka sudah terbentuk dan akan buruk efeknya kalau selera orangtua dipaksakan ke selera mereka.

Ajaklah anak ikut belanja lemarinya, jika belanja online ajak anak melihat display toko online yang Anda kunjungi. Lemari yang mereka pilih sendiri akan lebih disukai dan dirasa sayangi sehingga muncul keinginan merawatnya sendiri.

  1. Lihat warna dan corak interior kamar anak

Selain desain soal warna pun baiknya diperhatikan dengan seksama, sebab sebaik-baiknya perabot adalah yang mampu tampil harmonis dengan interior ruangan. Jadi misal si kecil suka karakter Batman maka pilih lemari yang ada karakter tersebut namun warnanya selaras dengan kamar tidurnya.

Misal, jika kamar sudah diisi ranjang maupun perabot anak lainnya dengan warna biru maka lemarinya bisa ikut berwarna biru. Bisa pula disesuaikan dengan warna dan corak dinding maupun lantai.

  1. Memperhatikan segi harga

Hindari kebiasaan belanja perabot rumah dengan harga melebihi kemampuan karena dampaknya dijamin tidak baik. Kesehatan finansial akan terganggu padahal bisa jadi usai membeli lemari ini Kamu mesti melunasi biaya tertentu di sekolah si kecil.

Maka jangan taruh semua tabungan ke satu kebutuhan anak, maka pilih lemari yang harganya tidak menguras isi dompet. Usahakan tetap ada sisa meski sedikit namun jangan pula memilih kualitas lemari anak secara asal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here