Alat Tes Kesuburan
Tes Kesuburan

Herlandmag.net, Bagi setiap pasangan yang sudah menikah memiliki buah hati adalah sesuatu yang paling di nantikan, akan tetapi tidak semua pasangan yang telah menikah dapat dengan mudahnya memiliki buah hati.

Ini dikarenakan banyak faktor salah satunya adalah masalah kesuburan. Ada beberapa wanita yang mempunyai masalah dengan kesuburan, sehingga membuatnya memilk kesulitan untuk hamil.

Akan tetapi ada juga pasangan yang berhubungan seks pada saat wanita sedang tidak subur sehingga tidak terjadi kehamilan. Tes kesuburan bisa menjadi solusi bagi pasangan yang menginginkan buah hati, dengan melakukan tes kesuburan tersebut kita dapat mengetahui kapan masa subur wanita sehingga dapat merencanakan untuk memiliki buah hati dapat terlaksana.

Merencanakan Kehamilan MelaluiTes Kesuburan
Merencanakan Kehamilan

Pada umumnya wanita mengalami masa subur di hari ke 14 pada siklus menstruasi 28 hari dan memiliki masa subur sekitar 1-2 hari saja, oleh karena itu tes kesuburan sangat membantu untuk beberapa pasangan yang berencana untuk memiliki buah hati. Berikut beberapa macam tes kesuburan yang mungkin bisa kamu coba.

  1. Tes Ovulasi

Tes kesuburan yang satu ini bisa di bilang cukup sederhana karena hanya akan diminta contoh darah untuk di periksa kadar hormon LH, hormon stimulasi tiroid, hormon stimulasi folikel, hormon anti-mullerian, prolaktrin, progesteron, androgen dan estrogen.

Pemeriksaan darah ini akan mengukur tingkat hormon dalam tubuh kita, tujuannya untuk mengetahui masa ovulasi dan dapat menghasilkan sel telur yang teratur dan berkualitas. Tes ini juga dapat membantu kamu untuk mengetahui cadangan sel telur, tes ini dapat dilakukan pada awal siklus menstruasi untuk mendapatkan hasil yang akurat.

2. Tes USG Transvaginal

Melakukan USG Transvaginal bisa menjadi pilihan untuk mengetahui kesuburan rahim kamu. Dengan melakukan metode ini kamu juga dapat mengetahui masalah yang terdapat dalam rahim.

USG Transvaginal berfungsi untuk mengetahui apakah ada folikel yang berkembang dan juga dapat mengetahui kuantitas folikel dalam ovarium. Kamu juga dapat mengetahui kesehatan rahim apakah terdapat kista yang berbahaya atau tidak.

3. X-Ray (Histerosalpingogram)

Metode tes yang selanjutnya adalah tes dengan menggunakan X-Ray atau sering disebut Histerosalpingogram. Seperti namanya metode tes kesuburan yang satu ini menggunakan X-Ray untuk mengetahui tuba falopi dan abnormalitas  yang terdapat di dalam tubuh Kamu.

Dengan metode tes ini juga kamu dapat mengetahui kesehatan struktur uterus, apakah masih normal atau ada gangguan. Sebelum dokter melakukan tes ini, pertama-tama kamu akan dimasukkan cairan warna khusus lewat leher rahim lalu masuk ke dalam rahim dan tuba falopi, setelah itu barulah dokter dapat melakukan tes menggunakan metode X-Ray.

Tuba falopi sendiri adalah dua buah saluran pada rahim yang menghubungkan ovarium dengan rahim.

4. Tes Histeroskopi

Tes Histeroskopi ini biasanya di lakukan apabila kamu telah melakukan tes kesuburan dengan metode X-Ray kemudian ditemukan beberapa masalah pada saat tes X-Ray. Tes ini dilakukan degan cara memasukkan hiteroskop kecil (tabung tipis dengan kamera di ujungnya) akan di tempatkan ke dalam uterus melalui serviks.

Metode ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada masalah dalam rahim kamu yang dapat mempengaruhi kesuburan.

5. Tes Laparoskopi

Tes kesuburan yang satu ini perlu kamu pikirkan dengan baik dan sesuai persetujuan suami dan keluarga, hal ini dikarenakan tes Laparoskopi ini adalah tindakan pembedahan rawat jalan.

Pembedahan ini akan dilakukan dengan anestesi umum dan akan membuat dokter memeriksa organ panggul. metode ini biasanya dilakukan kepada wanita yang mempunyai  kadar HSG yang tidak normal, nyeri panggul atau faktor untuk penyakit panggul yang biasanya pernah terkena infeksi panggul dan pernah menjalani operasi.

6. Tes Menggunakan Obat Kesuburan (Klomid)

Mengkonsumsi obat kesuburan juga dapat membantu kamu untuk mengetahui tingkat kesuburan dalam tubuh. Kamu juga dapat mengetahui informasi secara menyeluruh tentang seberapa baik kondisi ovarium kamu.

Sebelum mengkonsumsi obat kesuburan, biasanya ada prosedur yang harus dilakukan, proses awalnya itu biasanya kamu diminta untuk melakukan tes darah terlebih dahulu agar dokter mengetahui kadar folikel dalam tubuh, kemudian setelah lima hari kamu dapat mengonsumsi obat kesuburan tersebut.

Dokter akan kembali memeriksa lima hari setelahnya dan dokter akan memberikan tindakan apa yang harus dilakukan untuk ke depannya.

Kamu boleh berdiskusi dengan suami atau berkonsultasi kepada dokter spesialis mengenai tes kesuburan apa yang cocok, sesuai keinginan dan kesehatan kamu.

Kamu juga dapat menentukan metode yang tepat dan nyaman bagi. Jika kamu mempunyai siklus menstruasi yang stabil, tentu akan dengan mudah mengetahui masa subur kamu dengan menggunakan cara KB kalender sehingga jika kamu berencana untuk hamil, kamu dapat berhubungan intim pada saat masa subur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here