Tips Kesehatan Ibu Hamil
Kesehatan Ibu Hamil

Herlandmag.net, Kehamilan merupakan momen yang sangat dinantikan oleh setiap pasangan yang sudah menikah. Menanti kelahiran sang buah hati memang salah satu hal yang membuat cemas setiap ibu hamil, terlebih bagi ibu muda yang baru mengalami kehamilan anak pertama. Oleh karena itu, kesehatan ibu hamil harus sangat diperhatikan.

Berbagai kecemasan menjadi pikiran dan banyak pula ibu hamil menjadi stres karena banyak berpikir ketakutan akan kehamilanya. Perkembangan janin didalam kandungan memang sangat rentan terhadap pengaruh yang terjadi baik yang ditimbulkan dari turunan ataupun pola kehidupan kamu.

Hal tersebut tentu dapat mengakibatkan gangguan pada perkembangan janin. Memiliki bayi lahir sehat menjadi harapan setiap ibu hamil, berbagai cara dilakukan untuk menjaga kesehatan bayi mereka. Bahkan banyak tradisi yang berkembang dimasyarakat yang berhubungan dengan kehamilan.

Tradisi yang bertujuan menjaga janin selama 9 bulan sampai pada waktu kelahirannya. Secara medis mungkin ada beberapa tradisi yang bisa diterima meskipun kebanyakan justru masih menjadi proses penelitian medis, untuk mengetahui hubungan antara tradisi yang berkembang dimasyrakat dengan kehamilan.

Pada masa kehamilan kamu dituntut untuk memenuhi asupan nutrisi sebagai salah satu pendukung perkembangan janin selama kehamilan, maka dari itu kami akan berikan beberapa cara merawat kesehatan ibu hamil:

  1. Mengatasi keluhan dan perubahan fisik
Mengatasi Keluhan dan Perubahan Fisik Saat Hamil
Perubahan Fisik Saat Hamil

Berbagai penyesuaian fisik terhadap kehamilan yang umumnya terjadi yaitu mual saat hamil muda, disertai muntah, payudara yang terasa nyeri, sering buang air  kecil, pusing saat hamil dan sulit buang air besar atau keinginan makan sesuatu di luar kebiasaan. Ibu hamil juga menjadi lebih sensitif terhadap bau parfum ataupun asap rokok dan bau-bauan lain yang menyengat.

Untuk meringankan keluhan saat hamil, dapat dilakukan dengan mengkonsumsi makanan dalam porsi kecil tetapi lebih sering. Perbanyak minum air putih di selingi dengan minuman jahe.

Cukupi asupan protein dan zat besi untuk membantu mengurangi rasa lemas saat hamil muda. Guna mencegah sembelit, batasi makanan yang digoreng, makanan pedas dan minuman soda. Sertakan makanan kaya serat dan lakukan aktifitas tubuh yang ringan.

Jangan menahan buang air kecil, karena dapat memicu infeksi saluran kemih, untuk mengurangi buang air kecil pada tengah malam, kurangi minum menjelang sore.

Untuk membantu mengatasi pusing saat hamil muda hindari berdiri terlalu lama dan jangan mengubah posisi tiba-tiba. Berbaring ke sebelah kiri akan membantu meringankan pusing.

  1. Menghindari rokok, minuman beralkohol, dan membatasi kafein
Hindari Merokok dan Minum Alkohol Saat Hamil
Hindari Merokok dan Minum Alkohol Saat Hamil

Salah satu faktor yang dapat menyebabkan keguguran, persalinan prematur, dan plasenta bermasalah adalah merokok saat hamil.

Beberapa penelitian mengaitkan rokok dengan kondisi bibir sumbing. Hindari juga minuman beralkohol karena dapat meningkatkan resiko berat badan bayi lahir dengan rendah, gangguan belajar, Bahasa, bicara, dan menjadi hiperaktif.

Batasi asupan kafein saat hamil untuk menghindari resiko keguguran dan masalah lain dalam menjaga kehamilan.

Selain itu, hindari kegiatan atau hobi yang membuat ibu hamil menggunakan zat kimia seperti cairan pembersih, pestisida, atau yang mengandung logam berat.

  1. Mengendalikan kondisi emosi
Pintar Mengendalikan kondisi emosi
Mengendalikan Emosi Saat Hamil

Kehamilan dapat memicu berbagai emosi, seperti gembira, bersemangat hingga gelisah dan lelah. Ibu hamil seringkali cemas mengenai kondisi bayi, kemampuan mengasuh, hingga kondisi finansial. Namun jangan sampai hal-hal tersebut menyebabkan stres.

Sangat normal ibu hamil mengalami perubahan emosi yang naik turun atau tiba-tiba merasa ingin menangis. Nikmati setiap proses kehamilan untuk menjaga agar bayi tetap sehat saat di dalam kandungan, jangan terlalu memaksakan diri.

Minta dukungan dari keluarga dan pasangan. Jika perubahan mood menjadi sangat sensitif, sebaiknya konsultasi ke dokter atau pun psikolog agar bisa di tangani.

  1. Mempererat hubungan dengan pasangan
Mempererat Hubungan Dengan Pasangan Saat Hamil
Mempererat Hubungan Dengan Pasangan

Kehamilan merupakan saat yang tepat untuk meningkatkan keintiman pada pasangan. Ungkapkan secara jujur mengenai kebutuhan, kekhawatiran, permasalahan, dan harapan yang dirasakan.

inta pasangan melakukan hal yang sama. Membahas hal-hal tersebut bersama akan membantu memperkuat rasa kebersamaan sebagai pasangan.

  1. Mewaspadai tanda-tanda bahaya kehamilan
Mewaspadai Tanda-Tanda Bahaya Kehamilan
Waspadai Bahaya Kehamilan

Timbul flek atau pendarahan ringan saat kehamilan trimester pertama, termasuk normal. Namun, waspadai tanda-tanda keguguran seperti pendarahan saat hamil yang lebih banyak  disertai sakit perit ataupun tidak.

Demikian pula jika cairan vagina saat hamil muda, mengalami perubahan warna, bau, ataupun membuat gatal. Ada kemungkinan terjadi infeksi yang perlu segera di tangani dokter. Infeksi juga dapat menimbulkan gejala panas atau nyeri saat buang air kecil.

Mual dan muntah pun termasuk normal saat hamil muda, yang umumnya semakin ringan pada usia 12-14 minggu. Konsultasikan dengan dokter jika mual dan muntah yang diiringi dengan demam, muntah berdarah, detak jantung tak beraturan, ataupun terjadi penurunan berat badan, dehidrasi dan pusing secara berlebihan.

  1. Melakukan pemeriksaan rutin ke bidan ataupun dokter kandungan
Melakukan pemeriksaan rutin ke bidan ataupun dokter kandungan
Pemeriksaan Kandungan

Lakukan pemeriksaan pada bidan ataupun dokter kandungan secara teratur. Kunjungan pertama, umumnya seputar kesehatan ibu hamil dan menentukan usia kehamilan. Pemeriksaan awal pada kehamilan trimester pertama juga ada kemungkinan mengindentifikasi faktor resiko dan memeriksa kelainan kromosom pada janin.

Pemeriksaan pada kehamilan trimester pertama yang normal yaitu perenam minggu. Jangan malu untuk mengajukan pertanyaan mengenai kehamilan atau rencana persalinan nanti pada bidan atau dokter kandungan yang anda kunjungi.

Sekian artikel tentang kesehatan ibu hamil, semoga membantu dan semoga kehamilan berjalan dengan lancar, sehat sampai waktunya melahirkan sang buah hati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here