pupuk kompos sampah organik

Sampah organik merupakan sampah yang berasal dari bahan alami yang mudah terurai akibat pembusukan. Oleh sebab itu, kita harus memisahkan mana-mana saja sampah organik dan non-organik. Meski sama-sama bisa diolah, namun sampah organik bisa diolah menjadi pupuk kompos yang bisa dimanfaatkan untuk meyuburkan tanaman.

Banyak sekali manfaat dari pupuk kompos bagi tanaman. Yaitu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan produktivitas tanaman dengan menyediakan sumber hara yang dibutuhkan, serta meningkatkan kemampuan tanah dalam menyerap air. Mengolah sampah organik menjadi kompos juga dapat mengatasi masalah lingkungan.

Cara membuat pupuk kompos mungkin sangat mudah bahkan bisa dilakukan di rumah. Hanya saja banyak orang yang tidak mengetahui dan malas melakukannya. Padahal membuatnya tidak membutuhkan biaya besar, tempat yang luas atau bahkan peralatan yang banyak. Wah sepertinya sangat praktis ya.

Bahan-bahan yang perlu disiapkan untuk membuat pupuk kompos hanyalah sampah organik dan formula fermentasi  (aktivator pengomposan EM-4, molase berupa air gula, dan air). Untuk alat-alat yang dibutuhkan hanyalah komposter atau terpal, gunting atau pisau, dan sprayer atau selang air saja.

Berikut cara membuatnya:

1. Petama-tama siapkan terlebih dahulu sampah organik yang menjadi bahan utamanya.

2. Lalu jangan lupa siapkan formula fermentasi seperti yang sudah disebutkan pada keterangan bahan di atas.

3. Kemudian potonglah sampah organik hingga menjadi bagian yang kecil.

4. Langkah selanjutnya yaitu semprotkan air hingga merata .

5. Kemudian tambahkanlah formula fermentasi yang telah disiapkan pada campuran sampah organik.

6. Lalu masukan campuran sampah dan formula fermentasi kedalam komposter.

7. Selanjutnya, putarlah komposter hingga formula fermentasi tercampur dengan sampah. Pastikan berada pada suhu yang ideal yaitu 30-40 celcius.

8. Diamkan selama lima hari dalam komposter, setelah keluarkan.

9. Keringkan kompos yang sudah dikeluarkan (hindari terpapar langsung sinar matahari dan hindari terkena hujan).

10. Kompos yang sudah jadi kemudian diayak dan dikemas dalam karung.

11. Selesai dikemas, kompos sudah siap digunakan sebagai pupuk.

Mudah bukan membuat pupuk kompos? Ya, mungkin bagi sebagian orang yang belum pernah melakukan kegiatan berkebun hal itu akan terasa rumit. Kalian mungkin bisa mulai mencobanya, saat mulai terbiasa kegiatan tersebut akan terasa mudah. Tidak hanya dipakai sendiri hasilnya juga bisa kamu jual loh.

Kegiatan ini biasanya sering dilakukan oleh para petani yang berkebun. Dengan minim biaya, mereka bisa dengan mudah mendapatkan pupuk yang baik untuk menyuburkan tanamannya. Kegiatan mengolah sampah menjadi pupuk kompos merupakan kegiatan yang bermanfaat dan bijak bagi lingkungan.

Banyak juga orang-orang terkenal yang melakukan pembuatan pupuk kompos secara mandiri, seperti misalnya para artis, pegiat lingkungan, dan lainnya. Kegiatan tersebut mungkin awalnya hanya dilakukan dengan mengandalkan artikel di internet sebagai petunjuk awal. Namun kegiatan tersebut mereka lakukan dan mereka bagikan ke orang lain untuk menginspirasi yang lainnya.

Sampah organik memang hanya memungkinkan di manfaatkan menjadi pupuk kompos. Memang belum banyak yang tergerak untuk mengolah sampah. Tidak hanya itu, kegiatan memilah sampah dari jenis organik dan non-organik pun masih jarang di lakukan. Hal tersebut sulit diparaktikan secara konsisten. Butuh kesadaran tinggi dari setiap orang tentang seberapa besar manfaat dan seberapa besar kerugian dari sampah. Yuk mari sama-sama kita mulai lebih bijak memilah sampah dan mendaur ulangnya agar lebih bermanfaat. Dengan itu kita juga akan menjaga kelestarian lingkungan kita dan bumi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here